Pendahuluan – Latar belakang Transformasi Digital di 2021

Tahun 2020 merupakan tahun di mana perusahaan mau tidak mau harus mulai melakukan digitalisasi di semua proses bisnisnya. Digital Darwinism yang disebut oleh tim Top Digital Company Award (TDCA) dari tahun 2019 sudah semakin terasa dampaknya di 2020. Perusahaan yang lolos seleksi dan sukses berevolusi digital akan menjadi pionir di industri bisnisnya karena pekerjaan-pekerjaan manual yang tadinya memakan waktu sangat lama dan berulang, akan dapat diselesaikan secara cepat dengan bantuan automasi lewat teknologi digital.

Tahun 2020 sudah dapat dipastikan bahwa pertumbuhan ekonominya minus. Masyarakat menjadi semakin terbiasa akan gaya hidup yang baru dan satu-satunya cara untuk memulihkan ekonomi adalah dengan percepatan transformasi digital melalui pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh daerah.

Tahun 2021 menjadi tahun yang penuh tantangan bagi semua pelaku usaha. Mereka yang terlanjur terlambat membangun infrastruktur digital di perusahaan akan semakin sulit mengejar pesaingnya. Sementara para pesaing yang sudah mempunyai infrastruktur digital mumpuni akan menghadapi tantangan baru yang menarik, yaitu mengembangkan customer journey melalui digital services. Perusahaan akan berlomba-lomba bersaing membuat digital event yang menarik, personalisasi konten, sampai mengembangkan fitur online selling mereka.

Hal ini dikarenakan rating dan online review sebuah produk akan menjadi sangat kritikal di masa depan.


Metodologi – Penjelasan Atribut Penilaian Top Digital Company Award

Penghargaan Top Digital Award diberikan oleh Majalah MARKETING kepada perusahaan-perusahaan dari 49 kategori industri di Indonesia yang dinilai berhasil melakukan transformasi digital. Berawal dari berbagai jurnal ilmiah mengenai transformasi digital korporasi, Survey One mengembangkan kerangka kerja yang digunakan sebagai parameter penilaian bernama Digital Company Index (DCI).

Digital Company Index ini didapat dari dua tahap penilaian, yaitu:
Para auditor akan mengevaluasi tingkat keberhasilan transformasi digital yang dilakukan oleh perusahaan melalui parameter 5 dimensi utama yang masing-masing memiliki 2 sub dimensi, yaitu:
Semua komponen pembentuk Digital Company Index (DCI) tersebut dianalisis menggunakan skala Likert 1 = sangat tidak baik, sampai dengan 7 = sangat baik. Perusahaan yang dinilai berhasil melakukan transformasi digital dan mendapat predikat pemenang dengan diberi tanda bintang (*) adalah perusahaan yang memiliki indeks di atas rata-rata industri.

(Hartono Yarmantho, COO Marketing Group)

In Cooperation With: